Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

pertumbuhan-dan-perkembangan-anak
pertumbuhan-dan-perkembangan-anak

Pertumbuhan anak bisa dilihat atau diamati sejak dalam kandungan. Setiap minggu atau bulannya dapat diamati dengan melakukan pemeriksaan kehamilan. Dan untuk melihat bayinya dapat melalui USG. Um

Ciri Anak Yang Tumbuh Dengan Baik

pertumbuhan-dan-perkembangan-anak
pertumbuhan-dan-perkembangan-anak

Pertumbuhan anak yang baik dilihat dari sejak dia bayi. Ketika anak tumbuh dengan baik dan sehat maka anak akan mempunyai ciri – ciri seperti berikut,

  1. Bayi Merasa Tenang Saat Disentuh dan Mendengar Suara Ibunya

Ketika merasa tidak nyaman bayi akan memberikan reaksi berupa tangisan. Mungkin dia sedang sakit, buang air atau ada hal lainnya. Ketika bayi menangis dan diberikan sentuhan atau suara maka dia akan menjadi lebih tenang.

 

  1. Berat badan bertambah

Berat badan bayi yang terus meningkat menandakan bahwa asupan nutrisi dalam tubuhnya terpenuhi dengan baik. Sehingga tubuhnya menjadi sehat.

  1. Mengikuti sumber suara

Ini menandakan bahwa telinga anak berfungsi dengan baik. Bayi memang dapat mendengar sejak lahir, namun di beberapa minggu pertama pendengaran bayi masih beradaptasi. Biasanya saat dipanggil ia akan bereaksi dan mencari sumber suara.

 

  1. Pola, warna, dan gerakan

Saat baru lahir jarak penglihatan bayi hanya 20 – 30 cm. ketika sudah 1 bulan jarak penglihatan bayi akan bertambah. Anda bisa menggerakkan sebuah benda apakah atau menggerakkan tangan anda dan melihat reaksi yang terjadi pada mata anak anda. Anak yang matanya sehat akan mengikuti pergerakannya.

 

  1. Bayi mulai tersenyum

Ketika berusia 2-4 bulan bayi akan mengoceh dan tertawa. Bayi juga merespon saat diajak berbicara. Melalui kontak mata, ocehannya, dan kadang ia juga tertawa.

  1. Bayi Mampu Menahan Tubuhnya

Semakin bertambah usia maka perkembangan bayi juga mengalami perubahan seperti mempu berguling dan tengkurap menahan kepalanya. Kemudian perlahan dia akan belajar duduk, merangkak, lalu berjalan.

Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan

pertumbuhan-dan-perkembangan-anak
pertumbuhan-dan-perkembangan-anak

Faktor Internal

pertumbuhan-dan-perkembangan-anak
pertumbuhan-dan-perkembangan-anak
  1. Gen

Faktor dominan yang mempengaruhi pertumuhan yaitu gen. Gen merupakan sifat turunan yang diwariskan. Misalnya tinggi badan, bentuk hidung, warna kulit, bentuk mata, dll. Mungkin anak yang lahir dari keluarga yang tubuhnya pendek, maka kemungkinan anak tumbuh tinggi juga kecil. Begitu juga sebaliknya. Selain itu gen juga dapat mempengaruhi sistem metabolisme pada tumbuh kembang anak.

  1. Hormon

Pertumbuhan juga dipengaruhi oleh hormon. Hormon pada wanita yang mulai matang ditandai dengan suara menjadi lebih halus, mulai menyukai lawan jenis, dll. Pada laki – laki ditandai dengan munculnya jakun di leher, suara menjadi lebih berat, tumbuh kumis, dll.

  1. Umur

Pertumbuhan dan perkembangan manusia juga ada batasnya. Hal itu bisa dilihat ketika anak sudah mulai dewasa. Mungkin pertumbuhan tinggi badannya akan terhenti. Maka dari itu ketika anak masih dalam masa petumbuhan usahakan asupan nutrisinya dipenuhi dengan baik agar pertumbuhan anak bisa maksimal.

  1. Ras

Postur keturunan Asia cenderung lebih pendek dibanding dengan ras Amerika. Warna rambutnya katurunan Asia juga cenderung lebih hitam.

  1. Jenis kelamin

Saat masih anak – anak pertumbuhan wanita lebih cepat dibandingkan dengan laki -laki. Namun setelah memasuki masa pubertas pertumbuhan anak laki – laki cenderung lebih cepat dibandingkan dnegan wanita. Sehingga kebanyakan laki – laki memiliki tubuh yang lebih tinggi dibandngkan wanita.

Faktor Eksternal

pertumbuhan-dan-perkembangan-anak
pertumbuhan-dan-perkembangan-anak

Faktor eksternal yaitu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan yang berasal dari luar tubuh. Berikut adalah faktor yang  mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan,

  1. Gizi

Gizi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Tubuh membutuhkan asupan gizi yang lengkap untuk mengatur aktivitas yang ada di dalam tubuh serta menjaga daya tahan tubuh agar tetap sehat. 

  1. Penyakit

Anak yang menderita suatu penyakit tertentu dapat menghambat pertumbuhan atau perkembangan tubuhnya. Misalnya gangguan tiroid, anak yang menderita gangguan tiroid memiliki postur yang pendek.

  1. Pekerjaan

Anak yang ketika masa pertumbuhan terpaksa harus bekerja dan memikul beban berat cenderung memiliki postur yang pendek. Karena beban yang dipikulnya menyebabkan pertumbuhan tubuhnya tidak optimal.

  1. Sanitasi lingkungan

Lingkunganyang tercemar dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak yang tinggal di lingkungan yang tercemar, makanan yang ia konsumsi terkadang juga sudah tercemar. Sehingga anak yang tinggal dilingkungan tercemar lebih mudah sakit dan pertumbuhannya terganggu.

  1. Kondisi Ekonomi

Anak yang hidup dengan makan seadanya cenderung memiliki postur tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan anak yang kebutuhan nutrisinya terpenuhi dengan baik. Hal yang menyebabkan ini terjadi karena keterbatasan biaya. Sehingga sebagian dari orang tua memberikan makan anaknya sedanya, bahkan ada yang sampai anaknya mengalami gizi buruk. Setiap orang tua pasti ingin anaknya tumbuh sehat, namun keadaan ekonomi juga mempengaruhinya.

 

Mengoptimalkan Pertumbuhan Anak

pertumbuhan-dan-perkembangan-anak
pertumbuhan-dan-perkembangan-anak
  1. Penuhi Asupan Nutrisinya

Tubuh membutuhkan nutrisi yang lengkap untuk pertumbuhan dan perkembangan. Ketika anak kekurangan nutrisi maka pertumbuhannya akan terganggu. Maka dari itu berikan nutrisi yang lengkap agar anak tumbuh dengan optimal.

  1. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Menjaga agar anak tetap sehat itu penting. Ketika anak sehat maka akan ada banyak hal dan pengalaman yang ia dapatkan untuk masa depannya. Untuk menjaga daya tahan tubuhnya pastikan anda memberikan makanan yang sehat dan bergizi. Memberikan vitamin juga diperlukan untuk menunjang pertumbuhannya.

  1. Kurangi Penggunaan Gedget

Sekarang banyak anak yang menjadi ketergantungan terhadap gadget. Ada banyak kasus seperti anak telat bicara dan tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan social gara – gara terlalu ketergantungan terhadap gadget. Untuk mencegahnya ajak anak untuk bermain bersama keluarga, ajak anak untuk sering berkomunikasi, dan jauhkan anak terutama balita dari penggunaan gadget.

  1. Berikan Waktu Anak Untuk Bermain dengan Teman Sebaya

Dengan bermain bersama teman sebayanya anak akan belajar untuk memecahkan permasalahan. Selain itu dengan bermain bersama teman sebayanya anak akan menjadi lebih percaya diri dan bisa menemukan bakat yang ada dalam dirinya.

  1. Berolahraga Secara Teratur

Olahraga merupakan kegiatan yang memiliki banyak sekali manfaat. Manfaat olahraga bagi anak yaitu dapat meningkatkan daya tahan tubuh, membangun rasa percaya diri, memberikan rasa bahagia dan ceria, dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

show
Hide Buttons