Meningkatkan Kesehatan Mental Anak

Hasil gambar untuk penyebab kelainan

Menjaga kesehatan mental anak merupakan hal yang sangat penting. Saat kesehatan mentalnya baik maka anak akan mudah untuk menghargai orang lain dan peduli dengan orang – orang di sekitarnya. Namun ketika mentalnya kurang baik maka dia akan selalu memaksakan kehendaknya dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar.

Penyebab Ganguan Mental

  1. Gizi Buruk

Ketika kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi dengan baik, maka akan mempengaruhi kesehatan dan kinerja otaknya. Karena otak tidak dapat berfungsi secara optimal sehingga menyebabkan mental dan kejiwaannya terganggu. Maka dari itu penuhi dengan baik asupan nutrisi terutama bagi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

 

  1. Trauma

Kejadian yang tidak baik seperti kekerasan, dll menyebabkan pikiran anak menjadi terganggu. Karena pikirannya terganggu membuat anak menjadi mudah berhalusinasi dan menumbulkan paranoid.

 

  1. Cidera Otak

Cidera otak biasanya disebabkan karena benturan.

 

  1. Faktor Keturunan

Bisa jadi anak mempunyai kelainan genetic yang membuat mentalnya menjadi lemah.

 

  1. Kelainan 

 Kelainan bisa disebabkan oleh banyak hal seperti kromosom tidak normal, mutasi pada gen, kerusakan gen, dll.

Macam – Macam Gangguan Mental

  1. Autisme

Autisme menyebabkan gangguan perkembangan otak yang mempengaruhi kemampuan anak untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain.

 

  1. Diseleksia

Gangguan yang menyebabkan anak kesulitan dalam menulis huruf dengan teratur dan berurutan karena informasi yang diterima otak berbeda.

 

  1. Retardasi mental/keterbelakangan mental

Retardasi mental merupakan penurunan fungsi intelektual yang menyeluruh sehingga menyebabkan gangguan untuk beradaptasi.

 

  1. ADHD

Merupakan gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motoric anak sehingga menyebabakan anak cenderung berbuat tidak lazim.

 

  1. Gangguan Artikulasi

Gangguan ini menyebabkan anak kesulitan untuk bicara. Biasanya gangguan ini disebabkan oleh bentuk rahang dan lidah yang masih kaku.

Cara Menjaga Kesehatan Mental

  1. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Untuk meningkatkan rasa percaya diri si buah hati anda bisa melakukannya dengan cara menyemangatinya saat mencoba hal baru, ajari anak untuk menerima kesalahan dan kegagalan, bantu anak dalam menentukan tujuan dan kemampuannya,a dll.

 

  1. Berikan Kesempatan Bermain Bersama Teman Sebayanya

Bermain bukan hanya bersenang – senang, dengan bermain anak akan belajar untuk mengendalikan diri, belajar untuk memecahkan masalah, meningkatkan kesehatan karena aktif bergerak, serta meningkatkan kreatifitas.

 

  1. Ajarkan Anak Untuk Bersosialisasi

Anak memerlukan interaksi terutama bersama teman sebayanya. Anda bisa mengajarkan anak anda untuk berkenalan dengan saudara, anak tetangga, anak di lingkungan sekolah, dll yang memiliki usia sepantar.

 

  1. Belajar Menerima

Ada banyak anak yang ketika mereka sedang bermain atau bertanding dia akan mudah emosi dan tidak mau mengalah/menerima kekalahan. Untuk mencegah hal tersebut terjadi pada anak kita, maka ajarkan anak untuk menerima segala hal dan menyikapinya dengan baik. Sebagai orang tua juga jangan memaksakan anak untuk melakukan suatu hal, karena setiap anak memiliki kemampuan masing – masing. Jika anda terlalu memaksakan bisa jadi malah membuat anak frustasi.

 

  1. Disiplin

Dengan disiplin anakakan belajar untuk mandiri dan mampu membedakan mana hal yang baik dan buruk. Mengajarkan disiplin dan memberikan ajaran sesuai dengan norma ataupun aturan yang berlaku.

 

  1. Ciptakan Suasana rumah Yang Harmonis

Keadaan keluarga  juga mempengaruhi mental anak. Jika keluarga sering bertengkar, maka ini bisa menjadikan beban pikiran yang mempengaruhi mental anak. Maka dari itu usahakan untuk meminimalisir kericuhan saat di rumah.

 

  1. Berikan Kritik

Memberikan kritik dilakukan dengan cara mengasih tahu bahwa apa yang dilakukan anak itu salah. Dan berikan solusi agar anak tidak kembali melakukan kesalahan tersebut.

 

Sekian dulu ya, semoga artikel ini bermanfaat 😊

Cara Agar Anak Rajin Belajar

cara-agar-anak-rajin-belajar
cara-agar-anak-rajin-belajar

Sebagai orang tua tentu kita ingin agar anak kita tumbuh menjadi manusia yang pintar dan berbudi luhur. Agar anak pintar tentu yang harus dilakukan adalah belajar. Dengan belajar pengetahuan anak akan semakin bertambah. Namun, terkadang anak sulit sekali untuk belajar. Nah berikut adalah cara agar anak rajin belajar,

  1. Memberikan Dukungan

Sebagai orang tua tentu  kita harus memberikan dukukngan agar anak mau belajar. Dukungan berupa kata-kata penyemangat dan fasilitas pembelajaran seperti buku, meja belajar, pensil apapun yang dibutuhkan anak untuk belajar agar bersemangat.

 

  1. Mengatur Jadwal Belajar

Kedisiplinan memang penting. Sebagai orang tua kita harus membiasakan anak untuk mengatur jadwal belajar dan bermain agar seimbang. Saat waktunya belajar televisi, game dan lain-lain harus dimatikan agar anak konsentrasi pada apa yang sedang ia pelajari.

 

  1. Memahami Anak

Setiap anak memang memiliki cara belajar yang berbeda-beda. Ada yang menyukai membaca buku, ada yang menyukai pembelajaran melalui video dll. Maka dari itu kita juga harus memahami cara belajar anak agar kamampuannya meningkat.

 

  1. Berkomunikasi Dengan Anak

Berkomunikasi penting untuk menjalin hubungan yang baik dengan anak. Dengan berkomunikasi secara langsung dengan anak membuat kita lebih mudah mengetahui apa saja aktifitas anak di sekolah. Saat kita sering berkomunikasi dengan anak, anak akan merasa bahwa ada orang tua yang selalu mendukungnya sehingga ia akan termotivasi untuk terus belajar.

 

  1. Memberikan Hadiah

Memberikan hadiah digunakan agar anak termotivasi. Sehingga anak akan berusaha dan mengupayakan untuk belajar. Ketika ia berhasil meraih prestasinya ia akan mendapatkan hadiah. Hadiah tidak usah mahal. Misalnya diajak ke suatu tempat dll. Selain memotivasi itu juga sebagai sarana rekreasi agar pikiran kembali fresh.

 

  1. Menciptakan Suasana Nyaman

Suasana belajar yang nyaman juga dapat meningkatkan semangat belajar anak. Saat di rumah, ciptakan suasana yang kondusif sehingga tidak menghancurkan mood anak untuk belajar. Menciptakan suasana yang rukun, kompak akan membuat ketenangan dan kenyamanan sehingga anak belajar dengan keadaan yang menyenangkan.

 

  1. Berikan Vitamin / Madu Anak

Kondisi kesehatan juga berperan penting dalam meningkatkan belajar anak. Saat anak dalam keadaan sehat ia akan lebih mudah melakukan aktifitas terutama aktifitas belajarnya. Maka dari itu memberikan madu anak juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Apalagi Madu Antariksa. Madu Antariksa bukan hanya meningkatkan daya tahan tubuh tetapi juga berguna untuk meningkatak fungsi otak. Sehingga anak menjadi lebih cerdas.

  1. Jangan Memaksakan

Banyak orang tua yang terlalu memaksakan anak untuk belajar sehingga yang terjadi malah sebaliknya. Karena itu justru akan membuat mood anak menjadi buruk. Biarkan anak untuk melakukan hal yang dia sukai, namun sebaiknya ajarkan untuk menggunakan waktu dengan baik. Sehingga antara bermain dan belajar bisa seimbang.

  1. Lingkungan

Keadaan lingkungan juga mempengaruhi anak dalam belajar. Jika keadaan lingkungan kurang baik maka kemungkinan besar anak juga menjadi malas untuk belajar. Oleh karena itu buatlah suasana yang nyaman sehingga anak gemar untuk belajar.

Itulah cara agar anak gemar belajar. Berikan juga motivasi agar anak semangat dalam belajar. Semoga informasi tersebut bermanfaat 😊

show
Hide Buttons